Analisis Penjatuhan Pidana Ringan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pornografi Anak (Dalam Putusan Pengadilan Negeri Tanjung Pinang Nomor 253/Pid.B/2024)

Horas, Maxwell Sunardi (2025) Analisis Penjatuhan Pidana Ringan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pornografi Anak (Dalam Putusan Pengadilan Negeri Tanjung Pinang Nomor 253/Pid.B/2024). Bachelor (Sarjana/S1) thesis, Universitas Atma Jaya Makassar.

[thumbnail of Lembar Pengesahan, Kata Pengantar, Apsrtak, Daftar Isi] Text (Lembar Pengesahan, Kata Pengantar, Apsrtak, Daftar Isi)
COVER.pdf - Cover Image

Download (935kB)
[thumbnail of Pendahuluan] Text (Pendahuluan)
BAB I.pdf - Draft Version

Download (360kB)
[thumbnail of Tinjauan Pustaka] Text (Tinjauan Pustaka)
BAB II.pdf - Draft Version

Download (378kB)
[thumbnail of Metode Penelitian] Text (Metode Penelitian)
BAB III.pdf - Draft Version
Restricted to Repository staff only

Download (323kB)
[thumbnail of Hasil Penelitian Dan Pembahasan] Text (Hasil Penelitian Dan Pembahasan)
BAB IV.pdf - Draft Version
Restricted to Repository staff only

Download (505kB)
[thumbnail of Penutup] Text (Penutup)
BAB V.pdf - Draft Version
Restricted to Repository staff only

Download (202kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography

Download (426kB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif melalui studi kasus dengan pendekatan perundang-undangan, teori, konsep dan doktrin. Data yang digunakan yaitu data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier yang dianalisis secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif.
Hasil Penelitian ini menganalisis putusan Pengadilan Negeri Tanjung Pinang Nomor 253/Pid.B/2024, yang menjatuhkan pidana ringan selama 5 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp1.000.000.000 kepada terdakwa Edufri Ramadhan atas tindak pidana pornografi anak berdasarkan Pasal 37 jo. Pasal 35 dan Pasal 9 UU No. 44 Tahun 2008. Hukuman ini dianggap terlalu ringan karena tidak sebanding dengan ancaman maksimal 16 tahun penjara dan denda Rp8.000.000.000, serta dampak trauma psikologis pada korban anak berusia 12 tahun 9 bulan. Pertimbangan hakim yang lebih mengutamakan faktor meringankan, seperti sikap sopan terdakwa dan pengakuan perbuatan, dinilai mengabaikan keadilan retributif dan perlindungan korban, sehingga melemahkan efek jera dan kepercayaan publik terhadap peradilan. Dampak negatifnya meliputi ketidakpuasan masyarakat, potensi pengulangan tindak pidana, dan lemahnya kepatuhan terhadap hukum. Solusi yang diusulkan mencakup penyusunan pedoman penjatuhan pidana, pelatihan hakim, penguatan perlindungan korban, reformasi kebijakan hukum, dan edukasi masyarakat untuk mencegah kasus serupa.

Kata Kunci: Putusan, Pornografi, Pidana

Item Type: Thesis (Bachelor (Sarjana/S1))
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Ma'dika Perpus
Date Deposited: 12 May 2026 09:27
Last Modified: 12 May 2026 09:27
URI: https://eprints.uajmks.ac.id/id/eprint/24

Actions (login required)

View Item
View Item