Tjiasari, Davy (2025) ANALISIS PERBANDINGAN SISTEM STRUKTUR TERHADAP KETIDAKBERATURAN HORIZONTAL AKIBAT KETIDAKSESUAIAN LOKASI PUSAT MASSA DAN PUSAT KEKAKUAN. Bachelor (Sarjana/S1) thesis, Universitas Atma Jaya Makassar.
COVER.pdf - Cover Image
Download (1MB)
BAB I.pdf - Draft Version
Download (183kB)
BAB II.pdf - Draft Version
Download (1MB)
BAB III.pdf - Draft Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAB IV.pdf - Draft Version
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
BAB V.pdf - Draft Version
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography
Download (310kB)
Abstract
DAVY TJIASARI. Analisis Perbandingan Sistem Struktur Terhadap Ketidakberaturan Horizontal Akibat Ketidaksesuaian Lokasi Pusat Massa Dan Pusat Kekakuan (dibimbing oleh Richard Frans dan Hendry Tanoto Kalangi).
Penelitian ini mengkaji pengaruh pemilihan sistem struktur terhadap distribusi kekakuan lateral dan posisi pusat kekakuan pada gedung bertingkat dengan denah asimetris serta mengevaluasi pengaruh penempatan dinding geser terhadap keseimbangan pusat massa dan pusat kekakuan. Permasalahan difokuskan pada ketidakberaturan horizontal (torsi) akibat tidak sesuainya lokasi pusat massa dan pusat kekakuan yang dapat memperbesar deformasi gempa.
Metode penelitian meliputi pemodelan dua alternatif sistem struktur yaitu sistem rangka pemikul momen khusus dan sistem ganda menggunakan perangkat lunak ETABS dan analisis respons spektrum sesuai SNI 1726:2019. Hasil perhitungan pusat massa dan pusat kekakuan dihitung per tingkat untuk membandingkan eksentrisitas (selisih posisi pusat massa dan pusat kekakuan) sebelum dan sesudah penambahan dinding geser.
Hasil analisis menunjukkan adanya perubahan pada eksentrisitas antara pusat massa dan pusat kekakuan. Pada model sistem rangka, nilai rata-rata eksentrisitas tiap lantai adalah 0,1695 m pada arah X dan 0,3432 m pada arah Y. Perbesaran penampang pada model sistem rangka hanya memberikan perubahan signifikan pada arah X (menurun menjadi 0,0916 m), sedangkan arah Y relatif tetap (0,3218 m). Penerapan Sistem Ganda dengan dinding geser lebih lanjut menurunkan eksentrisitas rata-rata menjadi 0,1091 m pada arah X dan 0,0631 m pada arah Y, yakni pengurangan sebesar 35,6% pada arah X dan 81,6% pada arah Y dibandingkan kondisi sistem rangka awal, yang menunjukkan bahwa dinding geser efektif menggeser pusat kekakuan mendekati pusat massa serta mengurangi potensi torsi pada struktur.
Kata kunci: ketidakberaturan horizontal, pusat massa, pusat kekakuan, sistem ganda, sistem rangka pemikul momen khusus
| Item Type: | Thesis (Bachelor (Sarjana/S1)) |
|---|---|
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil |
| Depositing User: | Angelica Tri Novena |
| Date Deposited: | 12 May 2026 09:40 |
| Last Modified: | 12 May 2026 09:40 |
| URI: | https://eprints.uajmks.ac.id/id/eprint/32 |
